Selasa, 21 Februari 2012

Sang Pemimpi

Setiap pagi,saat mata terbuka..selalu menatap wajah dalam sebuah kumpulan gambar-gambar indah penuh senyuman dan canda tawa..

Hari-hari yang selalu dipenuhi senyuman manis dan binar indah dari karakter yang tak pernah merasakan arti dari kehadiran pemimpi..

Mungkin Ini sebuah mimpi..mimpi akan sebuah keindahan dalam hidup dan dunia yang sempurna..

Mimpi akan sebuah senyuman dan arti hadir sang bintang..tanpa sesal dan paksaan selalu menunggu meski tak pernah ditunggu..

Sebuah perlakuan kecil akan hati yang besar..setiap langkah,setiap nafas semua hanya untuk sebuah senyuman di wajah indah itu..

Namun kesemuanya itu tak pernah ada arti karena tak pernah terlihat meski selalu terucap jelas dr sebuah lidah hati dari sebuah kejujuran..

Akankah pintu itu terbuka untuk meraih mimpi mengukir cerita masa yang akan datang..

Binar mata dan senyuman indah itu tak pernah sanggup melangkah karena rasa takut akan sebuah kehilangan yang mendalam meski sakit dan perih sering meradang

Kosong dalam garis cerita yang berawal indah namun menguap dalam perjalanan waktu dimasa lalu..

Langkah yang sempat terhenti namun tak mau menoleh sejenak kebelakang untuk menyadari akan sebuah garis kekosongan telah ditulis dalam sebuah kanvas abu..

Lihatlah kesamping,karena harapan selalu ada dan selalu menunggu untuk bersama-sama saling bergandengan erat melangkah menuju tali putih pengikat esok hari..

Harapan itu kan menggenggam erat untuk berjalan,berlari,melompat,terbang dan tersenyum bersama dalam suka dan duka hingga maut memisahkan...


**
Sang Pemimpi yang memimpikan sang mentari dan rembulan,terang dan gelap,HITAM dan KUNING untuk dapat selalu bersama hingga akhir masa, tanpa terusik oleh adat dan kebiasaan dunia yang diciptakan oleh waktu..


#Menunggu arti tanpa batas waktu..

Tidak ada komentar: